"Website saya sudah SEO-friendly kok," kata vendor. Bagaimana cara membuktikannya tanpa harus jadi ahli atau membayar tools mahal? Kabar baiknya, Anda bisa cek website ramah SEO atau belum dalam lima menit, gratis, langsung dari browser. Artikel ini memandu sepuluh pemeriksaan itu satu per satu. Selain itu, ada cara membaca hasilnya dan apa yang harus Anda lakukan kalau hasilnya buruk.
Pertama-tama, siapkan alamat website Anda. Lalu, mari mulai dari yang paling mendasar.
1. Apakah Google sudah mengindeks website Anda?
Buka Google, lalu ketik site:namawebsite.com (ganti dengan domain Anda). Kemudian, Google menampilkan semua halaman dari website Anda yang ada di indeksnya.
Cara membaca: kalau tidak muncul apa-apa, website Anda tidak ada di Google. Artinya, optimasi apa pun percuma sebelum ini beres. Kalau hanya beranda yang muncul padahal Anda punya 20 halaman, ada masalah indexing. Sebaliknya, kalau semua halaman muncul, lanjut ke pemeriksaan berikutnya.
2. Apakah judul halaman Anda mengandung kata kunci?
Masih dari hasil site: tadi, perhatikan teks biru di setiap hasil. Itu judul halaman (title tag) Anda. Judul yang baik menyebut layanan dan lokasi. Contohnya, "Jasa Servis AC Rumah Ciledug – Nama Bengkel". Judul yang buruk: "Beranda", "Home", nama perusahaan saja, atau judul yang sama untuk semua halaman.
Cara membaca: kalau semua halaman berjudul sama atau tidak menyebut layanan, ini prioritas perbaikan tertinggi. Alasannya, judul adalah sinyal paling kuat yang Google baca.
3. Seberapa cepat website tampil di HP?
Buka PageSpeed Insights dari Google (gratis, tanpa login). Kemudian, masukkan alamat website dan lihat skor untuk "Seluler". Alternatifnya, alat Cek Skor SEO kami menampilkan kecepatan bersama pemeriksaan lain dalam satu layar.
Cara membaca: skor 90–100 bagus, 50–89 perlu perbaikan, dan di bawah 50 bermasalah serius. Selain itu, perhatikan angka LCP (Largest Contentful Paint); idealnya di bawah 2,5 detik. Penyebab paling umum skor rendah adalah gambar yang terlalu besar dan terlalu banyak skrip pihak ketiga.
4. Apakah tampilannya benar di layar HP?
Buka website dari ponsel Anda sendiri, bukan dari laptop. Kemudian, perhatikan empat hal. Pertama, teks bisa Anda baca tanpa zoom. Kedua, tombol cukup besar untuk jari. Ketiga, tidak ada bagian yang keluar layar atau perlu geser ke samping. Keempat, menu bisa Anda buka.
Cara membaca: Google menilai website dari versi mobilenya (mobile-first). Jadi, kalau di HP berantakan, peringkat Anda mengikuti versi yang berantakan itu.
5. Apakah setiap halaman punya satu judul utama (H1)?
Pemeriksaan kelima sampai kesembilan adalah bagian teknis dari cek website ramah SEO. Semuanya cukup lewat sumber halaman. Buka halaman mana pun, klik kanan, lalu pilih "Lihat sumber halaman" (atau tekan Ctrl+U). Kemudian, tekan Ctrl+F dan cari <h1.
Cara membaca: idealnya tepat satu H1 per halaman, dan isinya menjelaskan halaman itu. Artinya, nol H1 membuat Google harus menebak topik halaman. Sebaliknya, lebih dari satu H1 membuat sinyalnya kabur. Ini sering muncul karena logo atau slider memakai tag H1.
6. Apakah ada meta description?
Masih di sumber halaman, cari name="description". Ini pemeriksaan cek website ramah SEO yang paling sering orang lewatkan. Meta description adalah teks abu-abu di bawah judul pada hasil pencarian Google, yaitu bagian yang orang baca sebelum klik.
Cara membaca: kalau tidak ada, Google akan mengambil potongan teks sembarang dari halaman. Hasilnya sering tidak menarik untuk orang klik. Karena itu, isi 120–160 karakter yang menjelaskan manfaat dan mengajak bertindak, berbeda untuk tiap halaman.
7. Apakah website memakai HTTPS?
Pertama, lihat bilah alamat browser. Harus ada ikon gembok, dan alamatnya mulai dengan https://. Kedua, ketik versi http:// secara manual. Lalu, pastikan browser otomatis pindah ke https://.
Cara membaca: tanpa HTTPS, browser menampilkan peringatan "Tidak aman" dan Google menurunkan prioritasnya. Lagi pula, sertifikat SSL sekarang umumnya gratis dari penyedia hosting. Jadi, tidak ada alasan untuk tidak memasangnya.
8. Apakah ada sitemap dan robots.txt?
Ketik di browser: namawebsite.com/sitemap.xml, lalu namawebsite.com/robots.txt.
Cara membaca: sitemap harus menampilkan daftar URL halaman Anda. Kalau muncul halaman error, Google tidak punya peta website Anda. Selanjutnya, di robots.txt pastikan tidak ada baris Disallow: / yang memblokir seluruh website. Faktanya, kesalahan ini sering tertinggal dari masa pengembangan.
9. Apakah gambar punya alt text?
Di sumber halaman, cari <img. Kemudian, lihat apakah setiap tag punya atribut alt="..." yang berisi deskripsi, bukan kosong atau nama file seperti "IMG_2031.jpg".
Cara membaca: alt text membantu Google memahami gambar. Selain itu, ini membuka peluang muncul di Google Images. Untuk bisnis produk, ini sumber pengunjung yang sering luput.
10. Apakah ada tautan yang mati?
Klik semua menu dan tombol utama di website Anda. Setelah itu, cek juga halaman yang sudah Anda hapus: ketik alamat lamanya dan lihat apa yang muncul.
Cara membaca: halaman yang tidak ada harus menampilkan halaman 404 yang rapi dengan tautan kembali ke beranda, bukan halaman kosong atau error server. Tautan menu yang mati adalah sinyal website tanpa perawatan, bagi Google maupun pengunjung.
Cara membaca hasil cek website ramah SEO secara keseluruhan
Kalau website Anda lolos pemeriksaan 1, 2, 3, dan 4, fondasinya sudah benar. Sisanya, yaitu pemeriksaan 5 sampai 10, adalah penyempurnaan. Namun, kalau gagal di pemeriksaan 1 atau 2, hentikan yang lain dan perbaiki itu dulu. Tanpa indexing dan judul yang benar, optimasi lain tidak berpengaruh. Kalau gagal di 3 dan 4 pada website template lama, sering kali solusinya adalah membangun ulang dengan fondasi yang lebih cepat, bukan menambal.
Sepuluh pemeriksaan ini adalah versi ringkas dari cek website ramah SEO. Daftar teknis lengkapnya, termasuk canonical, structured data, dan Core Web Vitals, ada di artikel Technical SEO Checklist: 15 Hal yang Wajib Dicek. Kalau Anda pemilik UMKM, baca juga tujuh kesalahan yang paling sering kami temukan di website bisnis lokal.
Cara paling cepat: cek website ramah SEO sekaligus
Tidak sempat membuka sumber halaman satu per satu? Alat Cek Skor SEO gratis dari Digital Holic menjalankan pemeriksaan kecepatan mobile, HTTPS, struktur heading, meta tag, dan beberapa hal lain dalam sekali klik. Kemudian, ia menampilkan skor dan daftar yang perlu Anda perbaiki. Tidak perlu daftar akun, dan tidak perlu install apa pun.
Kalau hasilnya banyak yang merah dan Anda ingin bantuan, tim kami bisa mengerjakannya dari sisi teknis lewat layanan SEO. Kalau fondasinya memang sudah usang, kami bisa membangun ulang lewat layanan pembuatan website.
Pertanyaan umum tentang cek website ramah SEO
Seberapa sering saya perlu mengecek ini?
Pertama, sekali setelah website jadi. Kemudian, ulangi setiap kali ada perubahan besar seperti ganti tema, tambah plugin, atau pindah hosting. Selain itu, lakukan pemeriksaan ringan sebulan sekali lewat Google Search Console.
Website saya skor 40 di PageSpeed. Apakah masih bisa muncul di Google?
Bisa, karena kecepatan hanya salah satu faktor. Namun, untuk kata kunci yang ramai pesaing, website dengan skor 90 punya keunggulan. Selain itu, pengunjung dari HP lebih mungkin pergi sebelum halaman tampil.
Apakah alat cek SEO gratis akurat?
Untuk pemeriksaan teknis dasar seperti di artikel ini, ya. Yang tidak bisa alat otomatis nilai adalah kualitas konten dan relevansi kata kunci. Jadi, dua hal itu tetap butuh penilaian manusia.
Apa bedanya "ramah SEO" dengan "peringkat 1"?
Ramah SEO berarti Google bisa membaca dan memahami website Anda tanpa hambatan. Artinya, itu syarat minimum. Sementara itu, peringkat bergantung pada persaingan, kualitas konten, dan tautan dari website lain. Semua itu butuh pekerjaan berkelanjutan.



